RSS
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Keajaiban Angka 19 dalam Al-Quran

Keajaiban angka 19 di dalam kitab AlQur'an ini pertama kali ditemukan seorang sarjana pertanian Mesir bernama Rashad Khalifa. Hasil penemuannya ini didemonstrasikan ketika diselenggarakan Pameran Islam Sedunia di London pada tahun 1976 . Berikut cuplikan dari sebagian penemuannya tersebut :
“Bismillaahirrahmaanirraahiim” (dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang) sebagai pembuka setiap surat dalam Al Qur'an ternyata terdiri dari 19 huruf (atau 19 X 1 ).
Bacaan ‘Basmalah’ terdiri dari kelompok kata : Ismi – Allah – Arrahman – Arrahim. Jumlah dari masing-masing kata tersebut dalam Quran ternyata selalu merupakan kelipatan angka 19.
Kata dalam Al Qur'an
Jumlah
Kelipatan 19
Ismi
19
19 X 1
Allah
2.698
19 X 142
Arrahman
57
19 X 3
Arrahim

19 X 6
Apabila faktor pengalinya dijumlahkan hasilnya juga merupakan kelipatan angka 19 , yaitu 1 + 142 + 3 + 6 = 152 (atau 19 X 8). Jumlah total keseluruhan surat-surat dalam Quran sebanyak 114 surat (atau 19 X 6 ). Bacaan ‘Basmalah’ dalam Quran ditemukan sebanyak 114 buah (atau 19 X 6 ), dengan perincian sbb: Sebanyak 113 buah ditemukan sebagai pembuka surat-surat kecuali surat ke-9 (At Taubah), sedangkan sebuah lagi ditemukan di surat ke-27 ayat : 30. Selain itu, ditemukan hubungan yang menarik antara surat ke-9 dan ke-27. Surat ke-27 ternyata merupakan surat yang ke-19 jika dihitung dari surat ke-9.


Surat ke-27 ayat : 30 tempat ditemukannya bacaan ‘Basmalah’. Jika nomor surat (27) dan nomor ayatnya (30) dijumlahkan , yaitu 27 + 30 = 57. Hasilnya merupakan kelipatan angka 19(atau 19 X 3 ). selain itu, apabila bilangan surat-surat dijumlahkan mulai dari surat ke-9 s/d ke-27, (9+10+11+12+…+24+25+26+27) maka hasilnya adalah 342 (atau 19 X 18 ).
Wahyu pertama (Surat ke-96 ayat : 1-5 ) terdiri dari 19 kata (atau 19 X 1 ) dan 76 huruf (atau 19 X 4 ). Wahyu kedua (Surat ke-68 ayat : 1-9 ) terdiri dari 38 kata (atau 19 X 2 ). Wahyu ketiga (Surat ke-73 ayat : 1-10 ) terdiri dari 57 kata (atau 19 X 3 ). Wahyu terakhir (Surat ke-110 ) terdiri dari 19 kata (atau 19 X 1 ), dan ayat pertama dari Surat ke-110 tersebut terdiri dari 19 huruf (19X1). Wahyu yang pertamakali menyatakan ke-Esaan Allah adalah wahyu ke-19 (Surat ke-112, Al Ikhlas)


Surat ke-96 tempat terdapatnya wahyu pertama, terdiri dari 19 ayat (atau 19 X 1 ) dan 304 huruf (atau 19 X 16 ). Selain itu juga ternyata surat ke-96 tersebut merupakan surat yang ke-19 bila diurut/ dihitung mundur dari belakang Quran. Bukti-bukti ini menunjukkan bahwa Quran tersusun dengan perhitungan sistim kunci (interlocking system), sesuai maksud dari surat ke-85 ayat : 20, yang artinya : “Allah telah mengepung/ mengunci mereka dari belakang”.
Dari point 13, apabila bilangan surat-surat dijumlahkan mulai dari surat ke-114 s/d ke-96, (114+113+112+111+…+98+97+96) maka hasilnya adalah 1995 (atau 19 X 105 ). Bagian tengah-tengah Quran jatuh pada Surat ke-18 (Al Kahfi) ayat : 19 (atau 19 X 1 ). Apabila jumlah ayat-ayatnya dijumlahkan : 3+19+29+30+52=133, (atau 19X7).

Surat ke-68 diawali huruf ‘Nun’. Setelah diteliti jumlah huruf ‘Nun’ yang terdapat pada surat tersebut merupakan kelipatan 19.
Surat ke
Jumlah kata‘Nun’
kelipatan 19
68
133
19 X 7
Surat ke-42 dan surat ke-50 diawali huruf ‘Qof’. Setelah diteliti huruf ‘Qof’ yang terdapat pada kedua surat tersebut sebanyak 114 huruf (atau 19 X 6 ). Ada yang berpendapat bahwa huruf ‘Qof’ ini singkatan dari kata ‘Quran’ karena Quran terdiri dari 114 surat.
Surat ke
Jumlah kata ‘Qof’
kelipatan 19
42
57
19 X 3
50
57
19 X 3
Jumlah
114
19 X 6
Surat ke-42 diawali huruf ‘Ain’, ’Sin’, dan ‘Qof’. Setelah diteliti jumlah total ketiga huruf tersebut pada surat ke-42 merupakan kelipatan 19.
Surat ke
‘Ain’
‘Sin’
‘Qof’
Total
kelipatan 19
42
98
54
57
209
19 X 11
Surat ke-36 (Yasin) diawali huruf ‘Ya’, dan ‘Sin’. Setelah diteliti jumlah total kedua huruf tersebut pada surat ke-36 merupakan kelipatan 19.
Surat ke
‘Ya’
‘Sin’
Total
kelipatan 19
36
237
48
285
19 X 15
Surat ke-13 diawali huruf ‘Alif’, ‘Lam’, ‘Mim’, dan ‘Ro’. Jumlah total huruf-huruf tersebut pada surat ke-13 merupakan kelipatan 19.
Surat ke
Alif’
Lam
Mim
Ro
total
kelipatan 19
13
605
480
260
137
1482
19 X 78
Surat ke-7 diawali huruf ‘Alif’, ‘Lam’, ‘Mim’, dan ‘Shod’. Jumlah total huruf-huruf tersebut pada surat ke-7 merupakan kelipatan 19.
Surat ke
Alif’
Lam
Mim
Shod
total
kelipatan 19
7
2529
1530
1164
97
5320
19 X 280
Surat ke-19 diawali huruf ‘Kaf’, ‘Kha’, ‘Ya’, Ain, dan ‘Shod’. Jumlah total huruf-huruf tersebut pada surat ke-19 merupakan kelipatan 19.
Surat ke
Kaf
Kha
Ya
Ain
Shod
total
kelipatan 19
19
137
175
343
117
26
798
19 X 42
Surat ke-7, 19, dan 38 diawali huruf ‘Shod’. Total jumlah huruf ‘Shod’ dalam ketiga surat tersebut ternyata merupakan kelipatan 19.
Surat ke
Jumlah kata Shod
kelipatan 19
7
97
-
19
26
-
38
29
-
Jumlah total
152
19 X 8
Surat ke-10, 11, 12, 14, dan 15 diawali huruf ‘Alif’, ‘Lam’, dan ‘Ro’. Jumlah total huruf-huruf tersebut pada surat-surat tersebut merupakan kelipatan 19.
Surat ke
Alif
Lam
Ro
total
kelipatan 19
10
1319
913
257
2489
19 X 131
11
1370
794
325
2489
19 X 131
12
1306
812
257
2375
19 X 125
14
585
452
160
1197
19 X 63
15
493
323
96
912
19 X 48
Surat ke-2, 3, 29, 30, 31, dan 32 diawali huruf ‘Alif’, ‘Lam’, dan ‘Mim’. Jumlah total huruf-huruf tersebut pada surat-surat tersebut merupakan kelipatan 19.
Surat ke
Alif
Lam
Min
total
kelipatan 19
2
4502
3202
2195
9899
19 X 521
3
2521
1892
1249
5662
19 X 298
29
774
554
344
1672
19 X 88
30
544
393
317
1254
19 X 66
31
347
297
173
817
19 X 43
32
257
155
158
570
19 X 30

Lebih jauh tentang keistimewaan Angka 19 :
Keistimewaan angka 19 dalam ilmu matematik dikenal sebagai salah satu ‘Bilangan Prima’ yakni bilangan yang tak habis dibagi dengan bilangan manapun kecuali dengan dirinya sendiri. Keistimewaan tersebut melambangkan bahwa sifat-Nya yang serba MAHA tidak dibagikan kepada siapapun juga kecuali bagi diri-Nya sendiri (Surat ke-112 ayat 3).
Angka 19 terdiri dari angka 1 dan 9, dimana angka 1 merupakan bilangan pokok pertama dan angka 9 merupakan bilangan pokok terakhir dalam sistem perhitungan kita. Keistimewaan tersebut menunjukkan sifat Allah yakni 'Maha Awal dan Maha Akhir' (Surat ke-57 ayat : 3).
Angka 1 melambangkan sifat-Nya yang 'Maha Esa' (surat ke-112 ayat 1), sedangkan angka 9 sebagai bilangan pokok terbesar melambangkan salah satu sifatnya yang ke-38 yaitu 'Maha Besar'.
Dalam Kalender Tahun Komariyah (Sistem Peredaran Bulan), terjadinya Tahun Kabisat terjadi pada setiap 19 tahun sekali.
Kerangka manusia yaitu : - tulang leher ada 7 ruas, tulang punggung ada 12 ruas, jadi jumlahnya 19 ruas. (Referensi: "Atlas Anatomi", Prof. Dr. Chr. P. Raven).

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

6 Ciri Orang Sukses

Bila mengamati orang sukses di sekitar kita, maka ada hal menarik yang bisa kita buktikan bersama, yakni bahwa ternyata mereka memiliki ciri-ciri yang hampir sama. Saya mencoba merangkum ciri-ciri tersebut ke dalam 6 poin yang akan saya uraikan berikut ini. Tentu ciri-ciri tersebut tidak terbatas pada 6 poin itu, malah mungkin jauh lebih banyak dari itu. Namun, saya merasa bahwa 6 ciri inilah yang paling sentral dan dimiliki oleh hampir semua orang sukses.

  • Pandai mengelola waktu
Semua orang sejatinya memiliki jumlah waktu yang sama dalam sehari, yakni 24 jam. Orang yang sukses sangat pandai mengelola waktu yang “sedikit” itu sehingga produktivitasnya demikian tinggi. Sebaliknya, “orang gagal” cenderung membuang-buang waktu sehingga tingkat produktivitasnya pun sangat rendah.
  • Senantiasa berpikir positif
Orang-orang sukses di sekitar saya terkenal memiliki kemampuan yang tinggi dalam menghadapi berbagai macam persoalan. Saya rasa ini bukan masalah skill semata, melainkan juga karena mereka memiliki pola pikir yang positif dan optimis. Dengan memiliki pola pikir seperti itu, berbagai ide berupa solusi atas satu masalah bisa datang dengan derasnya. Sebaliknya, pikiran yang negatif dan pesimis akan membuat kita tidak melakukan apa-apa sehingga masalah pun tidak kunjung teratasi, bahkan semakin runyam.
  • Memiliki visi yang kuat
Orang sukses cenderung memiliki visi yang kuat dan senantiasa mengarahkan pandangan ke depan. Mereka tidak terlalu lama tenggelam dalam kejayaan yang pernah diraih dan kesalahan yang pernah dilakukan pada masa lampau. Visi yang kuat mendorong mereka untuk melakukan sesuatu, mengambil tindakan konkret untuk meraih mimpi-mimpi mereka.
  • Fleksibel
Sependek pengamatan saya, orang-orang sukses cenderung terbuka dengan berbagai perubahan, misalnya dalam hal kemajuan teknologi. Mereka tidak gagap ketika diharuskan menjalankan sistem baru. Mereka juga terbuka dengan berbagai alternatif yang tidak biasa. Sifat fleksibel ini membuat mereka mudah beradaptasi dalam kondisi apa pun.
  • Menjaga integritas
Karena memiliki visi yang kuat, maka orang sukses senantiasa menjaga integritas, sebab hal ini penting demi perkembangan usaha atau karier mereka dalam jangka panjang. Dalam berbisnis atau bekerja, mereka memang cerdik, namun tidak mau merusak integritas diri dengan berbuat licik. Menipu, bertindak curang, atau memanipulasi memang bisa mendatangkan keuntungan, namun sifatnya jangka pendek, sebab selanjutnya justru bisa menghancurkan diri sendiri. Hal-hal seperti ini sangat dihindari oleh orang sukses.
  • Supel
Salah satu kemampuan istimewa yang dimiliki oleh orang sukses adalah supel atau pandai bergaul. Karena itulah mereka disenangi oleh banyak orang sehingga kemudian bisa memiliki relasi yang luas. Dalam dunia bisnis, relasi yang luas merupakan salah satu kunci yang banyak dimiliki oleh para pebisnis sukses.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Berita Terpopuler

  • Welcome Message

Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Keajaiban Angka 19 dalam Al-Quran

| Rabu, 11 Januari 2012 |

Keajaiban angka 19 di dalam kitab AlQur'an ini pertama kali ditemukan seorang sarjana pertanian Mesir bernama Rashad Khalifa. Hasil penemuannya ini didemonstrasikan ketika diselenggarakan Pameran Islam Sedunia di London pada tahun 1976 . Berikut cuplikan dari sebagian penemuannya tersebut :
“Bismillaahirrahmaanirraahiim” (dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang) sebagai pembuka setiap surat dalam Al Qur'an ternyata terdiri dari 19 huruf (atau 19 X 1 ).
Bacaan ‘Basmalah’ terdiri dari kelompok kata : Ismi – Allah – Arrahman – Arrahim. Jumlah dari masing-masing kata tersebut dalam Quran ternyata selalu merupakan kelipatan angka 19.
Kata dalam Al Qur'an
Jumlah
Kelipatan 19
Ismi
19
19 X 1
Allah
2.698
19 X 142
Arrahman
57
19 X 3
Arrahim

19 X 6
Apabila faktor pengalinya dijumlahkan hasilnya juga merupakan kelipatan angka 19 , yaitu 1 + 142 + 3 + 6 = 152 (atau 19 X 8). Jumlah total keseluruhan surat-surat dalam Quran sebanyak 114 surat (atau 19 X 6 ). Bacaan ‘Basmalah’ dalam Quran ditemukan sebanyak 114 buah (atau 19 X 6 ), dengan perincian sbb: Sebanyak 113 buah ditemukan sebagai pembuka surat-surat kecuali surat ke-9 (At Taubah), sedangkan sebuah lagi ditemukan di surat ke-27 ayat : 30. Selain itu, ditemukan hubungan yang menarik antara surat ke-9 dan ke-27. Surat ke-27 ternyata merupakan surat yang ke-19 jika dihitung dari surat ke-9.


Surat ke-27 ayat : 30 tempat ditemukannya bacaan ‘Basmalah’. Jika nomor surat (27) dan nomor ayatnya (30) dijumlahkan , yaitu 27 + 30 = 57. Hasilnya merupakan kelipatan angka 19(atau 19 X 3 ). selain itu, apabila bilangan surat-surat dijumlahkan mulai dari surat ke-9 s/d ke-27, (9+10+11+12+…+24+25+26+27) maka hasilnya adalah 342 (atau 19 X 18 ).
Wahyu pertama (Surat ke-96 ayat : 1-5 ) terdiri dari 19 kata (atau 19 X 1 ) dan 76 huruf (atau 19 X 4 ). Wahyu kedua (Surat ke-68 ayat : 1-9 ) terdiri dari 38 kata (atau 19 X 2 ). Wahyu ketiga (Surat ke-73 ayat : 1-10 ) terdiri dari 57 kata (atau 19 X 3 ). Wahyu terakhir (Surat ke-110 ) terdiri dari 19 kata (atau 19 X 1 ), dan ayat pertama dari Surat ke-110 tersebut terdiri dari 19 huruf (19X1). Wahyu yang pertamakali menyatakan ke-Esaan Allah adalah wahyu ke-19 (Surat ke-112, Al Ikhlas)


Surat ke-96 tempat terdapatnya wahyu pertama, terdiri dari 19 ayat (atau 19 X 1 ) dan 304 huruf (atau 19 X 16 ). Selain itu juga ternyata surat ke-96 tersebut merupakan surat yang ke-19 bila diurut/ dihitung mundur dari belakang Quran. Bukti-bukti ini menunjukkan bahwa Quran tersusun dengan perhitungan sistim kunci (interlocking system), sesuai maksud dari surat ke-85 ayat : 20, yang artinya : “Allah telah mengepung/ mengunci mereka dari belakang”.
Dari point 13, apabila bilangan surat-surat dijumlahkan mulai dari surat ke-114 s/d ke-96, (114+113+112+111+…+98+97+96) maka hasilnya adalah 1995 (atau 19 X 105 ). Bagian tengah-tengah Quran jatuh pada Surat ke-18 (Al Kahfi) ayat : 19 (atau 19 X 1 ). Apabila jumlah ayat-ayatnya dijumlahkan : 3+19+29+30+52=133, (atau 19X7).

Surat ke-68 diawali huruf ‘Nun’. Setelah diteliti jumlah huruf ‘Nun’ yang terdapat pada surat tersebut merupakan kelipatan 19.
Surat ke
Jumlah kata‘Nun’
kelipatan 19
68
133
19 X 7
Surat ke-42 dan surat ke-50 diawali huruf ‘Qof’. Setelah diteliti huruf ‘Qof’ yang terdapat pada kedua surat tersebut sebanyak 114 huruf (atau 19 X 6 ). Ada yang berpendapat bahwa huruf ‘Qof’ ini singkatan dari kata ‘Quran’ karena Quran terdiri dari 114 surat.
Surat ke
Jumlah kata ‘Qof’
kelipatan 19
42
57
19 X 3
50
57
19 X 3
Jumlah
114
19 X 6
Surat ke-42 diawali huruf ‘Ain’, ’Sin’, dan ‘Qof’. Setelah diteliti jumlah total ketiga huruf tersebut pada surat ke-42 merupakan kelipatan 19.
Surat ke
‘Ain’
‘Sin’
‘Qof’
Total
kelipatan 19
42
98
54
57
209
19 X 11
Surat ke-36 (Yasin) diawali huruf ‘Ya’, dan ‘Sin’. Setelah diteliti jumlah total kedua huruf tersebut pada surat ke-36 merupakan kelipatan 19.
Surat ke
‘Ya’
‘Sin’
Total
kelipatan 19
36
237
48
285
19 X 15
Surat ke-13 diawali huruf ‘Alif’, ‘Lam’, ‘Mim’, dan ‘Ro’. Jumlah total huruf-huruf tersebut pada surat ke-13 merupakan kelipatan 19.
Surat ke
Alif’
Lam
Mim
Ro
total
kelipatan 19
13
605
480
260
137
1482
19 X 78
Surat ke-7 diawali huruf ‘Alif’, ‘Lam’, ‘Mim’, dan ‘Shod’. Jumlah total huruf-huruf tersebut pada surat ke-7 merupakan kelipatan 19.
Surat ke
Alif’
Lam
Mim
Shod
total
kelipatan 19
7
2529
1530
1164
97
5320
19 X 280
Surat ke-19 diawali huruf ‘Kaf’, ‘Kha’, ‘Ya’, Ain, dan ‘Shod’. Jumlah total huruf-huruf tersebut pada surat ke-19 merupakan kelipatan 19.
Surat ke
Kaf
Kha
Ya
Ain
Shod
total
kelipatan 19
19
137
175
343
117
26
798
19 X 42
Surat ke-7, 19, dan 38 diawali huruf ‘Shod’. Total jumlah huruf ‘Shod’ dalam ketiga surat tersebut ternyata merupakan kelipatan 19.
Surat ke
Jumlah kata Shod
kelipatan 19
7
97
-
19
26
-
38
29
-
Jumlah total
152
19 X 8
Surat ke-10, 11, 12, 14, dan 15 diawali huruf ‘Alif’, ‘Lam’, dan ‘Ro’. Jumlah total huruf-huruf tersebut pada surat-surat tersebut merupakan kelipatan 19.
Surat ke
Alif
Lam
Ro
total
kelipatan 19
10
1319
913
257
2489
19 X 131
11
1370
794
325
2489
19 X 131
12
1306
812
257
2375
19 X 125
14
585
452
160
1197
19 X 63
15
493
323
96
912
19 X 48
Surat ke-2, 3, 29, 30, 31, dan 32 diawali huruf ‘Alif’, ‘Lam’, dan ‘Mim’. Jumlah total huruf-huruf tersebut pada surat-surat tersebut merupakan kelipatan 19.
Surat ke
Alif
Lam
Min
total
kelipatan 19
2
4502
3202
2195
9899
19 X 521
3
2521
1892
1249
5662
19 X 298
29
774
554
344
1672
19 X 88
30
544
393
317
1254
19 X 66
31
347
297
173
817
19 X 43
32
257
155
158
570
19 X 30

Lebih jauh tentang keistimewaan Angka 19 :
Keistimewaan angka 19 dalam ilmu matematik dikenal sebagai salah satu ‘Bilangan Prima’ yakni bilangan yang tak habis dibagi dengan bilangan manapun kecuali dengan dirinya sendiri. Keistimewaan tersebut melambangkan bahwa sifat-Nya yang serba MAHA tidak dibagikan kepada siapapun juga kecuali bagi diri-Nya sendiri (Surat ke-112 ayat 3).
Angka 19 terdiri dari angka 1 dan 9, dimana angka 1 merupakan bilangan pokok pertama dan angka 9 merupakan bilangan pokok terakhir dalam sistem perhitungan kita. Keistimewaan tersebut menunjukkan sifat Allah yakni 'Maha Awal dan Maha Akhir' (Surat ke-57 ayat : 3).
Angka 1 melambangkan sifat-Nya yang 'Maha Esa' (surat ke-112 ayat 1), sedangkan angka 9 sebagai bilangan pokok terbesar melambangkan salah satu sifatnya yang ke-38 yaitu 'Maha Besar'.
Dalam Kalender Tahun Komariyah (Sistem Peredaran Bulan), terjadinya Tahun Kabisat terjadi pada setiap 19 tahun sekali.
Kerangka manusia yaitu : - tulang leher ada 7 ruas, tulang punggung ada 12 ruas, jadi jumlahnya 19 ruas. (Referensi: "Atlas Anatomi", Prof. Dr. Chr. P. Raven).


6 Ciri Orang Sukses

| Kamis, 22 Desember 2011 |

Bila mengamati orang sukses di sekitar kita, maka ada hal menarik yang bisa kita buktikan bersama, yakni bahwa ternyata mereka memiliki ciri-ciri yang hampir sama. Saya mencoba merangkum ciri-ciri tersebut ke dalam 6 poin yang akan saya uraikan berikut ini. Tentu ciri-ciri tersebut tidak terbatas pada 6 poin itu, malah mungkin jauh lebih banyak dari itu. Namun, saya merasa bahwa 6 ciri inilah yang paling sentral dan dimiliki oleh hampir semua orang sukses.

  • Pandai mengelola waktu
Semua orang sejatinya memiliki jumlah waktu yang sama dalam sehari, yakni 24 jam. Orang yang sukses sangat pandai mengelola waktu yang “sedikit” itu sehingga produktivitasnya demikian tinggi. Sebaliknya, “orang gagal” cenderung membuang-buang waktu sehingga tingkat produktivitasnya pun sangat rendah.
  • Senantiasa berpikir positif
Orang-orang sukses di sekitar saya terkenal memiliki kemampuan yang tinggi dalam menghadapi berbagai macam persoalan. Saya rasa ini bukan masalah skill semata, melainkan juga karena mereka memiliki pola pikir yang positif dan optimis. Dengan memiliki pola pikir seperti itu, berbagai ide berupa solusi atas satu masalah bisa datang dengan derasnya. Sebaliknya, pikiran yang negatif dan pesimis akan membuat kita tidak melakukan apa-apa sehingga masalah pun tidak kunjung teratasi, bahkan semakin runyam.
  • Memiliki visi yang kuat
Orang sukses cenderung memiliki visi yang kuat dan senantiasa mengarahkan pandangan ke depan. Mereka tidak terlalu lama tenggelam dalam kejayaan yang pernah diraih dan kesalahan yang pernah dilakukan pada masa lampau. Visi yang kuat mendorong mereka untuk melakukan sesuatu, mengambil tindakan konkret untuk meraih mimpi-mimpi mereka.
  • Fleksibel
Sependek pengamatan saya, orang-orang sukses cenderung terbuka dengan berbagai perubahan, misalnya dalam hal kemajuan teknologi. Mereka tidak gagap ketika diharuskan menjalankan sistem baru. Mereka juga terbuka dengan berbagai alternatif yang tidak biasa. Sifat fleksibel ini membuat mereka mudah beradaptasi dalam kondisi apa pun.
  • Menjaga integritas
Karena memiliki visi yang kuat, maka orang sukses senantiasa menjaga integritas, sebab hal ini penting demi perkembangan usaha atau karier mereka dalam jangka panjang. Dalam berbisnis atau bekerja, mereka memang cerdik, namun tidak mau merusak integritas diri dengan berbuat licik. Menipu, bertindak curang, atau memanipulasi memang bisa mendatangkan keuntungan, namun sifatnya jangka pendek, sebab selanjutnya justru bisa menghancurkan diri sendiri. Hal-hal seperti ini sangat dihindari oleh orang sukses.
  • Supel
Salah satu kemampuan istimewa yang dimiliki oleh orang sukses adalah supel atau pandai bergaul. Karena itulah mereka disenangi oleh banyak orang sehingga kemudian bisa memiliki relasi yang luas. Dalam dunia bisnis, relasi yang luas merupakan salah satu kunci yang banyak dimiliki oleh para pebisnis sukses.


Label

Tags: